9 Mar 2010 0 komentar

Radiasi handphone dapat merusak mata

Pada penelitian terakhir oleh tim dari Technion, Israel ditemukan hubungan antara radiasi gelombang mikro, yang biasanya terdapat pada handphone dengan beberapa macam gangguan pada mata. Paling tidak satu jenis gangguan terus berakumulasi dari waktu ke waktu dan tidak sembuh, menantang pandangan umum dan dunia riset tentang durasi dari terkena radiasi. Para ilmuwan juga berkata standar radiasi sekarang kemungkinan dapat berubah.

Efek dari terkena radiasi elektromagnetik telah lama menjadi subjek debat pada ilmuwan. Perkembangan teknologi dalam duapuluh tahun lagi seperti handphone, komunikasi nirkabel, monitor hingga kabel listrik bertegangan tinggi telah dipelajari sebagai faktor beresiko untuk kanker dan penyakit-penyakit lainnya. Tidak begitu mendapatkan perhatian publik, tetapi masih menjadi bahan ekstensif penelitian, adalah mempelajari efek dari radiasi gelombang mikro pada sistem visual terutama mata. Motivasi dasar dari riset ini adalah sejak diketemukannya bahwa operator radar di Perang Dunia II memiliki resiko lebih besar untuk terkena katarak (pengaburan pandangan dari lensa mata). Walaupun kecurigaan ini seringkali diperdebatkan, ini adalah untuk pertamakalinya radiasi elektromagnetik diketahui membahayakan. Lebih lagi, mata sebagai detektor radiasi alamiah adalah pilihan penting untuk meneliti efek radiasi elektromagnetik terhadap tubuh manusia.

Pada penelitian terhadap hewan, pembentukan katarak pada mata hewan telah menjadikan standar Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP) pada tahun 1998. Ukuran standar untuk mengukur besaran radiasi gelombang mikro adalah dengan Specific Absorption Rate (SAR) yang mengukur energi per berat tubuh (Watt/Kg). Ini adalah standar yang digunakan perusahaan pembuat handphone untuk mengukur besaran radiasi. Saat energi gelombang mikro melewati tubuh, ada yang diserap dan diubah menjadi panas karena konduksi ion. Panas ini menjadi temperatur yang meningkat di bagian tubuh. Penelitian terakhir pada hewan memperlihatkan peningkatan suhu di dekat mata (sekitar 3 derajat Celcius) memperbesar resiko untuk katarak. Dengan tingkat SAR rendah mungkin suhu setinggi ini tidak akan tercapai. Cara yang kurang terkenal adalah dengan Specific Energy Absorption (SA) yang mengukur besaran energi yang diserap tubuh dibagi dengan berat tubuh. Apabila SAR adalah ukuran dari radiasi gelombang mikro yang diserap tubuh, SA adalah ukuran dari total energi yang diserap. Perbedaannya memberikan efek signifikan pada penelitian terakhir tentang dampak radiasi gelombang mikro terhadap mata.

Pada laporan yang diterbitkan oleh Rappaport Faculty of Medicine di Technion dan dipublikasikan di jurnal Bioelectromagnetics, ada hubungan antara radiasi gelombang mikro dengan pembentukan katarak. Lensa mata dari bayi domba berumur satu tahun memperlihatkannya. Satu dipapar dan satunya dikontrol. Setiap pemaparan berakhir selama dua minggu. Keduanya ditempatkan dalam inkubator dengan temperatur tetap. Selama periode ini setiap lensa telah mengalami radiasi 1,1Ghz sebanyak 2mW sepanjang jam, dan setiap jam mengalami pemaparan selama 50 menit diikuti istirahat selama 10 menit. Pada satu dari setiap kali istirahat, setiap 24 jam, lensa ini diuji secara optik dan dibandingkan dengan lensa satunya. Dalam tes optik singkat selama 5 menit, temperatur rata-ratanya dibuat konstan di dalam inkubator.

Eksperimen ini memberikan sejumlah hasil menarik: 1. Pemaparan lensa untuk waktu lama pada radiasi gelombang mikro (pada frekuensi dan intensitas diatas) mengakibatkan kerusakan makroskopik yang berpengaruh terhadap kualitas lensa. Kerusakan meningkat seiring eksperimen. Saat pemaparan berhenti, kerusakan optik mulai sembuh sendiri. Cukup menarik, level maksimum yang sama ditemukan saat pemaparan dikurangi hingga setengahnya, walaupun hal ini memakan waktu dua kali lebih lama.

2. Pada level mikroskopik beberapa macam kerusakan terjadi. 'Gelembung-gelembung' kecil terbentuk pada permukaan lensa. Gelembung-gelembung diakibatkan oleh pemaparan pada gelombang mikro dan bukanlah hasil dari panas yang terbentuk pada lensa. Para peneliti telah berspekulasi bahwa mekanisme ini akibat friksi mikroskopik lensa dengan radiasi. Berlawanan dengan kerusakan makroskopik, kerusakan mikroskopik tidak memperlihatkan tanda akan membaik dan terus berakumulasi selama eksperimen.

Walaupun para peneliti berhati-hati untuk menterjamahkan hasil dari eksperimen dan kemungkinannya pada kesehatan publik, kelihatannya pemaparan dalam waktu lama terhadap gelombang mikro dapat membuat kerusakan makroskopik mikroskopik pada lensa dan ada bagian yang tidak dapat sembuh. Professor Levi Shachter, yang mengerjakan riset ini berkata, perhatian tidaklah cukup hanya pada SAR tetapi juga SA yang belum lagi menjadi standar.
0 komentar

Potensi Penyakit Akibat Radiasi HP

Dewasa ini penggunaan HP meningkat pesat. Pada masyarakat modern, HP sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Padahal penggunaan HP itu sendiri ternyata menimbulkan radiasi yang cukup berbahaya bagi kesehatan. Pada HP terdapat transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antenna dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang RF(radio frequency) inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.

Radiasi elektromagnetik terdiri dari gelombang elektrik dan energi magnetik dengan kecepatan cahaya. Semua energi elektromagnetik jatuh pada spectrum elektromagnetik, yang rangenya dari radiasi ELF(extremly low frequency) sampai sinar X dan sinar Gamma. Ketika orang menelpon, HPnya diletakkan dekat kepala. Pada posisi ini, peluang radiasi dari HP diserap oleh jaringan tubuh sangat besar. Yang sering diperdebatkan sekarang adalah seberapa besar radiasi tersebut berbahaya & apakah ada efek jangka panjang bagi kesehatan?

Beberapa institusi menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP tidak berbahaya. Dan memang radiasi HP tersebut, yang tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Tapi bukan berarti kemungkinan adanya efek samping tidak ada. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.

Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP :

- Kanker

- Tumor otak

- Alzheimer

- Parkinson

- Fatigue (terlalu capai)

- Sakit kepala

Penelitian yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda. Ada yang menyatakan radiasi HP lebih banyak menyebabkan kanker dan kelainan. Ada yang menyatakan bahwa radiasi HP tidak berhubungan dengan kanker. Terlepas dari mana yang benar atau salah tentu kita sebaiknya perlu untuk bersikap waspada dan mengantisipasi.

Berikut ada beberapa saran untuk mengurangi resiko efek radiasi HP :

* Menggunakan hand-free headset

* Menggunakan HP yang antennanya sejauh mungkin dari kita

* Jauhkan antenna selama pemakaian

* Kurangi menelpon menggunakan HP dalam gedung

* Mempergunakan HP di ruangan terbuka sesering mungkin

* Kurangi pemakaian untuk anak-anak

Jangan lagi kita meremehkan resiko dari radiasi HP ini karena akibatnya bisa fatal bagi organ tubuh kita. Jauhkanlah HP dari Anda sebisa mungkin ketika Anda tidak sedang memakainya.

Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal , jantung, dan dikantung celana Anda karena ini bisa merusak ginjal, jantung, dan sistem reproduksi Anda!

Jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur. Jauhkan juga barang-barang elektronik lainnya (radio, televisi, laptop) dari tempat Anda tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Radiasi yang ada mengganggu proses produksi hormone oleh tubuh kita pada saat kita tidur.

Selain itu, perusahaan-perusahaan besar yang memproduksi HP juga telah melakukan tes untuk mengukur radiasi setiap produk HP yang dihasilkan. Di Amerika terdapat suatu badan yang menilai apakah setiap produk HP yang ada layak untuk dipasarkan di masyarakat, dan yang layak dipasarkan adalah yang radiasinya dibawah level tertentu.
0 komentar

dampak radiasi handphone

Assalamu alaikum wr.wb. salam-salam dulu Ok! Alhamdulillah tentang postingan ini saya akan menjelaskan dan membagi pengetahuan saya, Tentang pengaruh HP (handphone) atau ponsel terhadap kesehatan, sebenarnya handphone/ponsel itu memiliki dampak negatif atau efek samping kita tidak tau. Bukan saja makanan dan minuman itu memiliki Efek samping bahkan alat-alat elektonik yang canggih dan modern memiliki efek samping yaitu RADIASI HANDPHONE Memang handphone radiasinya kecil tapi sangat berbahaya bagi kesehatan kita dari hal kecil bisa menjadi besar. dampak- dampak yang di timbulkan handphone atau ponsel antara lain:

* Dapak membuat otak jadi lelet

memang betul hp ini dapat membuat otak menjadi lelet, karena pengaruh radiasinya. kalau kita bicara atau berkomunikasi teman, keluarga, tapi kebanyakan pacar yaa kita komunikasinya terlalu lama biasa sampai berjam-jam 2 jam-4 jam. ini yang bisa membuat otak menjadi lambat. memang pertamanya menimbulkan kepala jadi pusing,itu kan dari hal kecil bisa menjadi besar. dan ini sudah terjadi sama diri saya sendiri, itu pertamanya saya telpon setiap hari biasa 2 jam sampai 4 jam, hampir satu minggu saya telpon-telponan sama pacar, habis itu saya kurang enak badan dan kepalaku sangat sakit sekali dan cara berpikirku pun jadi lambat, dan pada waktu saya cari di internet, dan ternyata handphone itu memiliki dampak negatif atau efek samping, tetapi orang yang membuatnya tidak menampilkan efek sampingnya karena kalau di tampilkan mungkin tidak ada orang yang mau menggunakan HP.

* Mengurangi hormon

berkomunikasi dengan menggunakan handphone terlalu lama bisa mengurangi hormon. dan jangan juga sering-sering menyimpan hp dalam saku celana, ini sangat mempengaruhi sekali kesuburan alat kontraseksi kita.

* mempengaruhi irama jantung

jangan sering-sering menggantungkan hp anda di depan dada kayak kalum, seperti kalau di pamerkan ini sangat mempengaruhi nada irama jantung kita. ini semua akibat radiasi hp, sehingga akhirnya jadi lemah.

ok!!!! mudah-mudahan apa yang saya posting ini bisa bermanfaat bagi kita semua… Assalamu alaikum wr. wb. THANK’S BEFORE
0 komentar

pengaruh radiasi hp dan mouse optical

1.Handphone

ponsel sudah menjadi kebutuhan primer warga era kini, tanpanya dunia serasa sepi..tak ada yang bisa diajak ngobrol kapanpun dimanapun..

tapi penggunaan HP bisa menyebabkan gangguan otak walaupun dampak yang terasa tidak secara langsung.

radiasi yang dipancarkan ke HP-HP kita bisa menyebabkan kerusakan saraf dan biasanya gejala awal bagi pengguna HP adalah sakit kepala/pusing. karna itu disarankan, menggunakan Loudspeaker/handsfree ketika sedang mengobrol (headset/earset juga tidak disarankan karena sifatnya sama saja dapat merusak saraf) dan jangan terlalu lama menaruh HP dekat sekali dengan tubuh kita(seperti di saku celana, baju atau ditaruh di samping kepala)



2.mouse optical

Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang berbahaya. Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada handphone. Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer. Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk melindungi pergelangan tangan. WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing device yang lebih aman. Industri-industri hardware terbesar di cina dan Taiwan berusaha menutup-nutupi hal ini. Jika diperhatikan,
mouse-mouse optical yang beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh merk-merk yang tidak terkenal, padahal itu hanyalah sisa produksi industri besar yang sudah menghentikan penjualan. Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja. Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste). Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola).
0 komentar

UKURAN LAYAR HP

240 x 320

Nokia N-Series kecuali N70
Sony Ericsson G502, K660i, dsb


176 x 220

Nokia 7610, 6600, 3230 dsb
Sony Ericsson Z555i, K530i, K630i dan semisalnya


176 x 208

Nokia 7610, 6600, 3230 dsb
Sony Ericsson Z555i, K530i, K630i dan semisalnya


128 x 160

Nokia 3110c
Sony Ericsson K310i, K320i, K510i
 
;